APEC – Latar Belakang, Tujuan, Peran, dan Negara Anggota

Pengertian APEC

Kalau di-bahasa-Indonesia-in, APEC adalah kerja sama ekonomi se-Asia-Pasifik. Namun, secara rinci, apa itu APEC?

APEC adalah organisasi perekonomian di sekitar wilayah Asia-Pasifik, meliputi negara Asia Tenggara (termasuk negara kita tercinta, Indonesia), pesisir Asia Timur, Australia yang dekat sama Samudra Pasifik, dan negara-negara yang terletak di Samudra Pasifik (Oseania).

Jadi, kalau elo ditanya tentang apa yang dimaksud dengan APEC, elo bisa jawab gini:

APEC adalah organisasi ekonomi regional yang nonpolitis, nggak mengikat, yang melibatkan kerja sama 21 negara di kawasan Asia-Pasifik.
Kok, bisa disebut organisasi ekonomi regional? Soalnya, APEC jadi wadah kerja sama antarnegara yang berada di suatu kawasan tertentu, yaitu Asia-Pasifik. Kalau mau intip-intip sedikit tentang organisasi ekonomi regional, elo bisa baca di sini, ya.

Secara garis besar, APEC didirikan pada tahun 1989 dengan tujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat negara di Asia-Pasifik, melalui perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka.

Nah, biar elo bisa ngenalin gambar APEC pas jawab soal UTBK, elo bisa perhatiin gambar di bawah ini, ya.

APEC - Latar Belakang, Tujuan, Peran, dan Negara Anggota 67
Lambang organisasi APEC. (Dok. Creativecommons/Kevin.puen/https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/)

Latar Belakang APEC

“Kenapa APEC harus dibentuk? Kenapa nggak tinggal bikin grup WhatsApp antarnegara aja, sambil ngobrolin update perekonomian negara masing-masing waktu ngopi pagi?”

Namanya juga long distance relationship, apalagi beda negara. Hubungan jarak jauh tetap butuh kepastian, nggak cuma ngandalin chat doang.

So, sejarah APEC bermula dari Perang Dingin (1947-1991). Waktu itu, Amerika Serikat yang mengusung kapitalisme (ngasih kebebasan kepada setiap orang buat berkegiatan ekonomi) versus sama Uni Soviet yang berideologi komunisme (membatasi hak-hak rakyat, termasuk dalam kegiatan ekonomi).

Pada tahun-tahun terakhir Perang Dingin, sekitar akhir 1980-an, Uni Soviet runtuh sebagai negara perserikatan. Jadinya, Amerika Serikat menang dalam Perang Dingin. Elo bisa baca lebih lanjut tentang berakhirnya Perang Dingin di sini, ya.

Nah, kemenangan AS dalam Perang Dingin bikin negara tersebut jadi satu-satunya negara adidaya di dunia. Menurut Office of the Historian USA, paham kapitalisme langsung menyebar ke seluruh dunia dan berpengaruh ke perdagangan internasional.

Perdagangan antarnegara yang dulunya dibatasi sama Uni Soviet karena paham komunisme, jadi lebih leluasa karena kapitalisme. Jual-beli antarnegara jadi lebih bebas dan mudah.

Kapitalisme ini kemudian melahirkan globalisasi. Teknologi yang makin berkembang bikin negara-negara di seluruh dunia jadi lebih mudah berinteraksi buat ngobrolin berbagai hal, termasuk ekonomi.

Kondisi itu membuat sejumlah negara di kawasan tertentu bikin organisasi regional. Sayangnya, organisasi yang dibikin cenderung tertutup, dan anggotanya ya negara itu-itu aja.

Hal itu bikin pendiri APEC, Bob Hawke, resah. Waktu itu, Hawke jadi Perdana Menteri Australia.

“Globalisasi seharusnya bisa bikin banyak negara kerja sama, tetapi kenapa organisasi perdagangan anggotanya itu-itu aja? Kalau gini, negara yang nggak jadi anggota bisa nggak maju-maju nih, perekonomiannya,” kira-kira, Hawke ngebatin gitu, waktu itu.

APEC - Latar Belakang, Tujuan, Peran, dan Negara Anggota 68
Perdana Menteri Australia tahun 1983-1991, Bob Hawke, yang merupakan pendiri APEC. (Dok. Creativecommons/Commonwealth of Australia 2011, https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)

Keresahan Hawke itu akhirnya dia ungkapkan untuk pertama kalinya waktu ngasih pidato pada pertemuan tingkat menteri se-Asia-Pasifik di Seoul, Korea Selatan, pada 31 Januari 1989. Hawke juga ngusulin buat bikin organisasi regional yang bisa kerja sama dan saling konsultasi dalam hal perdagangan. Dia pun ngajak para perdana menteri yang hadir buat ngebahas idenya itu pada pertemuan selanjutnya.

Selang sepuluh bulan kemudian, 12 menteri dari negara-negara Asia–Pasifik ketemuan lagi di Canberra, Australia, pada 6-7 November 1989. Mereka ngebahas usulan Hawke sebelumnya, yaitu kerja sama ekonomi antarnegara Asia-Pasifik, dan lebih menggencarkan lagi perdagangan bebas.

For your information, perdagangan bebas merupakan sistem ekonomi yang membebaskan pelakunya buat melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah. Jadi, dengan perdagangan bebas, negara-negara di Asia-Pasifik bisa lebih leluasa dalam jual-beli sama negara lain.

Dan … lahirlah APEC dalam pertemuan itu. Tanggal berdirinya APEC ya waktu pertemuan itu terjadi, pada 6-7 November 1989.

APEC - Latar Belakang, Tujuan, Peran, dan Negara Anggota 69
Pertemuan anggota APEC pada APEC Ministerial Meeting di Bali, Indonesia, 5 Oktober 2013. (Dok. Creativecommons/APEC 2013,https://creativecommons.org/licenses/by/2.0/)

Waktu itu, ada 12 negara yang join, termasuk Indonesia. Anggota APEC itu adalah Australia, Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand, Kanada, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

Beberapa tahun kemudian, organisasi tersebut ketambahan sembilan anggota baru. Jadi, total ada 21 anggota APEC. Elo bisa lihat gambar di bawah, buat tahu seluruh anggotanya.