Materi Statistika Deskriptif – Rumus & Contohnya

Apa Itu Statistika Deskriptif?

Sebelum ngebahas pengertian statistika deskriptif, apakah elo tahu apa bedanya statistik dan statistika? Coba kita cari tahu perbedaan artinya supaya kita bisa simpulkan apa itu statistika deskriptif nanti ya.

Elo bisa lihat definisi statistika menurut KBBI. Dari situ kita bisa tahu bahwa statistika mengacu pada salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyajikan, interpretasi data dan mengambil kesimpulan.

Sedangkan statistik adalah catatan angka dan hasil pengolahan data. Hasil pengolahan data bisa berupa rata-rata (mean), nilai tengah (median), modus dan masih banyak lagi.

Sekarang kita sudah tau apa itu statistik dan statistika. Kemudian deskriptif menurut KBBI adalah bersifat deskripsi atau menggambarkan apa adanya.

Melihat definisi deskriptif di atas, kira-kira apa ya definisi statistika deskriptif? Bisa dibilang, statistika deskriptif adalah ilmu atau metode untuk mengumpulkan, menggolongkan, dan menganalisis data yang berupa angka untuk memberikan informasi atau keterangan yang berguna.

Singkatnya, statistika deskriptif adalah metode yang berhubungan dengan pengolahan data untuk mendapatkan informasi.

Perbedaan Statistika Deskriptif dan Statistika Inferensial

Sobat Zenius, mungkin sebelumnya elo pernah dengar statistika deskriptif dan statistika inferensi. Sama-sama merupakan ilmu pengolahan data (statistika), apa ya perbedaan statistika deskriptif dan statistika inferensial?

Kalau statistika deskriptif itu lebih mengarah pada proses pengumpulan, analisis dan penyajian data yang bisa berupa mean, median, standar deviasi, range, dan lain sebagainya. Sedangkan, statistika inferensi itu lebih mengarah pada pengambilan kesimpulan, korelasi, dan dugaan berdasarkan analisis data yang ada.

Nah, untuk mendapatkan data yang nantinya diolah dengan statistika, elo akan bertemu dengan istilah populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang diteliti, sedangkan sampel adalah kelompok bagian dari populasi.

Contohnya seperti ini. Misal semua seluruh mahasiswa di Sekolah XYZ adalah populasi sebuah penelitian. Lalu, sampel dari penelitian tersebut adalah murid kelas 9 di Sekolah XYZ. Begitulah konsep populasi dan sampel.

Lalu, jika belajar tentang materi statistika deskriptif, kita akan berhadapan dengan berbagai rumus dan contoh penerapannya. Yuk, lanjut.

Apa Kegunaan Statistika Deskriptif?

Lalu apa gunanya mempelajari dan menggunakan statistika deskriptif? Salah satu kegunaan yang paling populer adalah untuk menganalisis dan mengolah data yang dikumpulkan dari sebuah penelitian.

Elo yang lagi duduk di bangku SMA, ada kemungkinan mulai mengenal karya ilmiah dan diminta untuk melakukan penelitian kecil-kecilan. Pada saat elo udah kuliah, elo akan mengadakan penelitian untuk tugas akhir alias skripsi.

Nah, statistika deskriptif ini berguna untuk memberikan informasi dan hubungan variabel dari data yang telah elo kumpulkan dengan susah payah.

Selain itu, contoh statistika deskriptif  tetap bisa terpakai bahkan ketika elo masuk ke dunia kerja sekalipun. Misalnya, elo ingin memulai sebuah startup. Tentu elo harus membuat perkiraan finansial usaha tersebut dari tahun ke tahun, termasuk pengeluaran dan pemasukannya.

Dengan statistika deskriptif, elo bisa mencoba untuk mengolah data untuk mendapatkan informasi yang elo perlu, misalnya mencari rata-rata pengeluaran dan pemasukan per tahun.

Tentu saja statistika deskriptif nggak cuma dipakai untuk mencari mean atau rata-rata saja ya. Masih banyak banget hasil dan informasi yang bisa kita dapatkan dari metode ini. Kira-kira apa saja dan bagaimana ya cara mendapatkan informasinya?

Metode Statistika Deskriptif

Dengan menggunakan statistika deskriptif, kita bisa mendapatkan berbagai informasi dari data dan variabel sebagai berikut ini.

  • Pemusatan data pada data tunggal dan data berkelompok (meanmedian, dan modus)
  • Ukuran letak data tunggal dan data berkelompok (kuartil dan desil)
  • Ukuran penyebaran data pada data tunggal (jangkauanjangkauan antar kuartilsimpangansimpangan rata-rata)
  • Ukuran penyebaran data pada data berkelompok (jangkauanjangkauan antar kuartilsimpangan kuartilsimpangan baku, dan ragam)