Mengenal Ciri ciri Burung (Aves) Beserta Klasifikasinya

Apa Itu Burung (Aves)?

ciri ciri burung
Ilustrasi salah satu jenis burung (Dok. Jill Wellington via Pixabay)

Pertama-pertama, kita harus paham dulu nih sama konsepnya. Kalau udah paham konsep, ketika kita mau menjelajah lebih jauh lagi, pasti kita udah punya basic-nya dan akan lebih mudah ke depannya.

Nah, Aves adalah hewan yang termasuk ke dalam salah satu kelas yang terdapat dalam sub filum vertebrata atau hewan bertulang belakang.

Burung merupakan hewan berdarah panas yang berkembang biak dengan cara bertelur. Ciri ciri burung secara umum yaitu memiliki tubuh yang tertutup bulu.

Menurut Campbell, dalam buku Biologi tahun 2004, hampir setiap anatomi aves punya ciri khas yang termodifikasi dalam beberapa hal untuk meningkatkan kemampuan terbangnya.

Mereka memiliki struktur tulang yang menyerupai sarang lebah, sehingga membuatnya kuat dan ringan saat terbang. Uniknya, mereka nggak punya beberapa organ yang membuat berat badannya berkurang.

Misalnya, aves betina yang hanya memiliki satu ovarium dan beberapa spesies yang nggak punya gigi, sehingga dapat mengurangi bobot kepalanya.

ciri ciri burung dan struktur tubuh aves
Struktur tubuh burung (sumber gambar: enchantedlearning.com)

Oh iya, menurut letaknya, bulu aves juga memiliki istilah tersendiri lho.

Berikut ini pembagian letak bulu menurut Maskoeri Jasin, dalam buku Sistematika Hewan tahun 1984:

  • Tetrices, merupakan bulu yang menutupi seluruh tubuhnya.
  • Rectrices, bulu yang terletak pada pangkal ekor.
  • Remiges, bulu pada sayap.
  • Parapterum, bulu yang terletak pada bahu.
  • Ala spuria, bulu yang menempel pada ibu jari.

Ciri ciri Burung

ciri ciri burung
Ilustrasi salah satu ciri ciri burung punya sayap (Dok. Couleur via Pixabay)

Setelah paham konsep dasar dari burung, kita perlu mencari tau lebih jauh lagi mengenai ciri cirinya, betul apa betul?

Nah, berikut ini merupakan ciri ciri burung menurut Lilis Suhaerah, dalam buku Zoologi Vertebrata tahun 2016:

  • Sebagian besar tubuhnya tertutup oleh bulu dan sebagian kaki bagian bawah ditutupi sisik seperti halnya reptil.
  • Memiliki leher dengan ruas tulang leher 13-25 buah.
  • Mampu menghasilkan suara yang berasal dari siring (bagian trakea).
  • Tidak memiliki gigi, namun memiliki paruh.
  • Merupakan hewan homoioterm atau berdarah panas yang suhunya sedikit di atas 40 derajat Celcius.
  • Memiliki sayap hasil modifikasi kaki depan.

Selain itu, ciri ciri lainnya dari burung yaitu:

  • Memiliki bermacam tipe kaki.
  • Jantungnya terdiri dari empat ruang.
  • Mata lebar.
  • Cerebellum (otak kecil) berkembang dengan sangat baik.

Klasifikasi Burung

Dilihat dari ciri ciri burung pada poin sebelumnya, kebayang nggak sih ada banyak sekali jenis aves di bumi ini? Ada ayam, burung hantu, merpati, bangau, kasuari dan masih banyak lagi.

Nahgimana sih cara mengelompokkan mereka semua? Menurut Irnaningtyas di dalam buku Biologi SMA/MA Kelas X, berikut ini merupakan klasifikasi dari burung atau aves:

ciri ciri burung dan klasifikasi aves
Klasifikasi aves atau burung (sumber gambar: www.exploringnature.org)

Galliformes (Unggas)

Ordo pertama yang akan gue bahas adalah Galliformes atau perunggasan. Ciri ciri burung jenis ini adalah memiliki kemampuan terbang yang terbatas. Mereka memiliki tubuh yang bulat.

Contoh: Meleagris gallopavo (kalkun).

Casuariiformes (Kasuari)

Kedua, ada ordo Casuariiformes. Dari namanya udah kelihatan nih kira-kira anggotanya siapa, iya gak? Anggota ordo ini merupakan burung-burung yang berukuran besar.

Contoh: Casuarius casuarius (burung kasuari) dan Dromaius novaehollandiae (emu).

Passeriformes (Aves Penyanyi)

Selanjutnya, ada ordo Passeriformes yang anggotanya suka banget bernyanyi atau berkicau nih. Kicauannya udah pasti merdu banget! Hampir 60% aves masuk dalam ordo ini.

Mereka memiliki perkembangan organ vokal dengan baik, mereka juga suka bertengger dan saat masih muda, burung ini sangat tergantung pada induknya.

Contoh: Gracula religiosa (beo).

Strigiformes (Aves Hantu)

Waduh, apa itu aves hantu? Jadi, ordo yang satu ini beranggotakan burung hantu. Mereka termasuk hewan nokturnal (aktif pada malam hari) dan memiliki kaki serta paruh yang kuat.

Bulu mereka juga sangat halus lho, guys. Selain itu, ekornya juga pendek, kepala besar dengan mata besar yang mengarah ke depan, dan cakar tajam.

Contoh: Strix sp (burung hantu hutan).

Psittaciformes (Aves Nuri)

Anggota dari ordo Psittaciformes memiliki ciri ciri bertubuh besar, memiliki paruh yang kuat untuk memecah biji bijian dan organ vokal yang baik.

Contoh: Cacatua galerita (kakatua berjambul) dan Pionus menstruus (betet kepala biru).

Falconiformes (Aves Pemangsa)

Nah, buat yang dari tadi menunggu burung pemangsa, ini dia nama ordonya. Ciri ciri burung pemangsa ini yaitu memiliki paruh bagian atas dan ujung yang tajam serta melengkung ke bawah, pada pangkalnya terdapat cera.

Selain itu, mereka termasuk hewan pemakan daging (karnivora) dan aktif pada siang hari.

Contoh: Haliaeetus leucocephalus (elang kepala botak) dan Aquila chrisaetos (rajawali emas).

Columbiformes (Aves Merpati)

Ordo yang satu ini merupakan ordo para burung merpati atau dara. Mereka memiliki ciri ciri bertengger, tubuh yang bulat dan gemuk.

Contoh: Goura cristata (dara mahkota elok) dan Geopelia striata (perkutut).

Ciconiiformes (Aves Bangau)

Terakhir, ada ordo Ciconiiformes. Anggota ordo ini memiliki ciri ciri berkaki panjang dan tubuh yang besar.

Contoh: Mycteria leucocephala (bangau) dan Egretta alba (kuntul putih besar).

Itu dia klasifikasi burung yang meliputi kelas hewan vertebrata merpati ayam dan bangau serta masih banyak lagi.

Demikian penjelasan singkat dari gue mengenai pembahasan ciri ciri burung berikut beberapa klasifikasi yang perlu Sobat Zenius ketahui.

Semoga setelah membaca artikel ini elo semakin memahami mengenai burung atau aves.

Bagi Sobat Zenius yang sekiranya masih belum puas dengan pembahasan di atas, elo bisa banget, kok, belajar tentang burung atau aves lewat video pembelajaran dari tutor Zenius.