Passive Voice – Pengertian, Rumus, Ciri, dan Contoh Kalimat – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Berdasarkan pengertiannya, “A passive voice occurs when you make the object of an action into the subject of a sentence”. Apabila diartikan, maka passive voice merupakan sebuah kalimat yang menjadikan sebuah objek menjadi subjek. Adapun fungsi passive voice yakni untuk menunjukkan ketertarikan pada objek yang dikenai tindakan dan bukan objek yang melakukan tindakan.

Maksudnya gimana? Coba deh, elo perhatikan contoh kalimat active voice di bawah ini!

“She draws fanart“

Nah, kalimat di atas bisa kita ubah nih, menjadi passive voice dengan mengikuti beberapa langkah:

  1. Objek dalam kalimat aktif diubah menjadi subjek dalam kalimat pasif.
  2. Gunakan to be yang sama dengan tenses di kalimat aktif.
  3. Main verb di kalimat aktif berubah menjadi past participle di kalimat pasif.

Sehingga bentuk passive voice-nya adalah:

She draws fanart. → Fanart is drawn by her.

Berikut contoh kalimat passive voice lainnya:

  • She designed websites. → Websites were designed.
  • My husband built this house. → This house was built by my husband.
  • The boss invited him to the party. → He was invited to the party by the boss.

Rumus Passive Voice

Supaya cepat paham, elo perlu ingat dulu nih rumus passive voice. Soalnya, kalau udah paham rumus passive voice, pastinya akan lebih mudah untuk membentuk dan mengenali kalimat passive voice

Nah, berikut ini adalah rumus passive voice:

To be + past participle 

Well, elo harus ingat juga ya, kalau past participle-nya harus verb 3. Berikut beberapa contoh kalimat passive voice:

  • The window was opened
  • The new Ariana Grande song being played on the TV

Membentuk Interrogative Passive Voice

Tadi kan kita udah belajar tuh cara mengubah active voice ke passive voice. Nah, kalau mengubah kalimat pasif ke bentuk kalimat pertanyaan bagaimana, ya?

1. Interrogative Passive Voice (Close Ended Questions)

Well, pertama gue akan bahas interrogative passive voice (close ended question) dahulu nih, guys. Umumnya, jawaban dari close ended question ini hanya bisa yes or no saja.

Nah, untuk membentuk kalimat interrogative passive voice (close ended questions) itu simple banget lho. Elo cuma perlu memindahkan kata bantu pada kalimat affirmative passive voice ke awal kalimat.

Coba deh elo perhatikan gambar di bawah ini.

Contoh kalimat interrogative passive voice. (Arsip Zenius)

Gimana? Mudah banget, kan? Elo cuma perlu pindahkan kata bantu “is” ke awal kalimat untuk membentuk interrogative passive voice.

Biar lebih paham, berikut beberapa contoh interrogative passive voice lainnya:

  • Food is made. → Is food made by her?
  • Food is being made. → Is food being made? 
  • Food has been made. → Has food been made?

2. Interrogative Passive Voice (Opened Ended Questions)

Sebelum membahas kalimat interrogative passive voice (opened ended questions). Elo masih ingat kan mengenai question words? Itu lho yang terdiri dari 5W + 1H (what, where, why, who, when, how).

Nah, kalau elo udah paham tentang 5W + 1H, untuk membentuk kalimat interrogative passive voice (opened ended questions) akan mudah banget. Elo cuma perlu menambahkan question words ke awal kalimat interrogative passive voice

Struktur interrogative passive voice. (Arsip Zenius)

Rumus interrogative passive voice (opened ended questions) yaitu:

“question Word + to be + subject + past participle + by (agent)?”

Berikut beberapa contoh interrogative passive voice (opened ended questions)

  • Why do young children like video games? → Why are video games liked by young children?
  • What did she write? → What was written by her?

Ciri-Ciri Passive Voice

Untuk mengenali suatu kalimat itu pasif atau bukan, elo bisa tahu dari ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri passive voice yakni apapun bentuk tenses-nya, kalimat passive voice itu selalu mengandung to be + verb 3. 

Selain itu, ciri passive voice lainnya yakni kalimat passive voice umumnya menggunakan kata keterangan “by”, tapi ini bersifat optional, ya. Jadi, bisa menggunakan “by” atau tidak.