Pendiri, Sumber Sejarah, dan Runtuhnya Kerajaan Kediri – Materi Sejarah Kelas 10

Sejarah Kerajaan Kediri

Berdirinya Kerajaan Kediri berawal dari pembagian kerajaan yang dilakukan oleh Raja Airlangga. Tujuannya yakni untuk menghindari pertikaian nih, guys!

Raja Airlangga membagi kerajaannya menjadi dua bagian yakni Kerajaan Panjalu (Kediri) untuk Samarawijaya dan Kerajaan Jenggala (Kahuripan) untuk Mapanji.

Nah, dari sini bisa dikatakan kalau Samarawijaya merupakan pendiri Kerajaan Kediri sekaligus raja pertamanya.

Kerajaan Kediri sendiri terletak di dekat sungai Brantas meliputi Kediri dan Madiun, dan ibu kotanya disebut Daha. Sementara itu, kalau ibu kota Kerajaan Jenggala disebut Kahuripan.

Biar nggak bingung, coba deh elo lihat peta wilayah Kerajaan Kediri di bawah ini!

Peta Wilayah Kerajaan Kediri
Peta Wilayah Kerajaan Kediri. (Dok. Wikimedia Commons)

So, bagaimanakah dengan wilayah persebaran Kerajaan Kediri?

Pada awalnya, Kerajaan Kediri hanya berpusat di daerah Kediri dan Madiun saja. Tapi, pada akhirnya wilayah Jenggala nanti juga akan dikuasai oleh Kerajaan Kediri nih, guys. Jadi, jangan heran ya, kalau nanti hampir seluruh wilayah Jawa Timur dikuasai oleh Kerajaan Kediri.

Oke, sekarang lanjut ke sumber-sumber yang berkaitan dengan Kerajaan Kediri.

Salah satu sumber sejarah Kerajaan Kediri yakni kitab Bharatayudha. Pada kitab ini diceritakan kalau Jenggala dan Kediri akan terus berkonflik. Alasannya yakni karena kedua kerajaan ini ingin menguasai wilayah satu sama lain

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri runtuh saat terjadinya Pertempuran Ganter pada tahun 1222 M. Peperangan ini merupakan perang antara Kertajaya melawan kaum Brahmana dan Ken Arok. Nah, menurut elo apa sih yang melatar belakangi terjadinya pertempuran ini?

Jadi, ini semua berawal dari keinginan Kertajaya yang ingin disembah layaknya Tuhan oleh para kaum Brahmana. Hal ini tentu saja memicu kemarahan kaum Brahmana.

Seperti yang elo tahu, kaum Brahmana merupakan orang-orang yang mengerti tentang agama. Jadi nggak heran kan, kalau mereka nggak setuju dengan Kertajaya. Karena menurut kaum Brahmana yang pantas disembah adalah Tuhan, bukan malah Raja Kertajaya. Pada akhirnya, kaum Brahmana pun meminta pertolongan pada Ken Arok untuk melawan Kertajaya.

Setelah melalui peperangan panjang, akhirnya Kerajaan Kediri pun runtuh. Kemudian, kaum Brahmana pun memberikan gelar raja kepada Ken Arok. So, inilah awal mula Ken Arok mendirikan Kerajaan Singasari.

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Kediri
Ilustrasi (Dok. Pixabay)

Kehidupan Kerajaan Kediri

Lantas, bagaimana sih kehidupan agama dan ekonomi Kerajaan Kediri?

1. Kehidupan Agama Kerajaan Kediri

Kalau ngomongin kehidupan agama Kerajaan Kediri, sebenarnya bisa elo lihat dari peninggalannya. Peninggalannya itu bisa berupa candi, arca, dan lainnya.

Beberapa candi yang lahir pada masa Kerajaan Kediri antara lain Gurah dan Tondowongso. Nah, kalau dilihat dari peninggalannya ini, banyak masyarakat Kerajaan Kediri yang menganut agama Hindu Siwa.

Sebab, candi Gurah dan candi Tondowongso merupakan candi yang bersifat Hindu. Sehingga, bisa disimpulkan kalau mayoritas masyarakat Kerajaan Kediri beragama Hindu.

2. Kehidupan Ekonomi Kerajaan Kediri

Terus, kalau kehidupan ekonomi Kerajaan Kediri kira-kira gimana, ya? Well, Kerajaan Kediri merupakan kerajaan yang bercorak agraris dan maritim.

Banyak rakyat Kerajaan Kediri yang bekerja sebagai petani. Kenapa? Soalnya, seperti yang kita tahu, pulau Jawa itu terkenal dengan kesuburan tanahnya.

Di sisi lain, masyarakat kerajaan yang tinggal di tepi pantai lebih memilih fokus pada sektor perdagangan dan pelayaran.

Silsilah Kerajaan Kediri

Seperti yang elo lihat pada gambar di atas, raja pertama Kerajaan Kediri adalah Sri Samarawijaya. Kemudian, berlanjut ke Sri Jayawarsa dan ke Bameswara. Setelah masa pemerintahan Bameswara selesai, kemudian digantikan oleh Jayabhaya.

Nah, pada masa pemerintahan Jayabhaya inilah Kerajaan Kediri mencapai puncak kejayaan. Kenapa?

Pertama, ia berhasil mempersatukan Kerajaan Jenggala dengan Kerajaan Kediri.

Kedua, pada masa pemerintahan Jayabhaya Kerajaan Kediri mulai memiliki Angkatan Laut.

Ketiga, yakni Jayabhaya fokus pada sektor agraris dan maritim sehingga menyebabkan sektor ekonomi meningkat.

Setelah masa pemerintahan Jayabhaya berakhir, kemudian digantikan oleh Kameswhara. Raja Kameswhara sempat menikah dengan Candrakirana yang merupakan putri keturunan Kerajaan Jenggala. Sehingga, menyebabkan kekuatan Kerajaan Kediri bertambah.

Selain itu, pada masa pemerintahan Kameswhara seni sastra juga berkembang pesat, lho. Misalnya, banyak pujangga-pujangga yang lahir dan kebebasan dalam mengembangkan seni sastra.