Pengertian, Ciri, Struktur, Jenis dan Contoh Teks Tanggapan – Materi Bahasa Indonesia Kelas 9

Pengertian Teks Tanggapan

teks
Teks tanggapan adalah teks yang dapat berupa komentar, evaluasi, kritik, atau pujian dari sudut pandang seseorang (Dok. Unsplash).

Oke, gue akan jelaskan pengertian tanggapan terlebih dahulu sebelum kita lanjut membahas materi ini dengan lebih mendalam.

Sementara itu, dilansir dari repository Universitas Islam Negeri (UIN), tanggapan didefinisikan sebagai salah satu pengalaman tentang objek peristiwa atau hubungan yang diperoleh dengan menggunakan informasi dan menafsirkan pesan.

Dilansir dari repository Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menurut Sujanto tahun 2004, tanggapan adalah gambaran pengamatan yang tinggal di kesadaran kita sesudah mengamati.

Berdasarkan beberapa sumber di atas, dapat kita simpulkan bahwa teks tanggapan adalah teks yang dapat berupa komentar, evaluasi, kritik, pujian, dukungan, atau penolakan yang disampaikan secara kritis terhadap suatu hal yang berasal dari sudut pandang atau pengamatan seseorang.

Ciri-Ciri Teks Tanggapan 

Pada umumnya teks ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Isi bersifat objektif, yaitu berdasarkan fakta dan data.
  2. Memiliki kaidah bahasa tersendiri agar disampaikan secara jelas dan logis serta sopan.
  3. Memiliki struktur teks yang terdiri dari evaluasi, deskripsi, dan juga penegasan kembali yang akan kita bahas setelah ini.

Fungsi Teks Tanggapan

teks tanggapan
Teks tanggapan bertujuan untuk memberi masukan atau apresiasi (Dok. Markus Winkler/Unsplash.com).

Teks ini memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut:

  1. Memberikan masukan yang membangun, terhadap suatu hal agar bisa lebih baik lagi.
  2. Sebagai wadah komunikasi antar sesama penanggap dapat berdialog melalui sebuah konteks, deskripsi, dan penilaian terhadap suatu hal.
  3. Mengapresiasi sebuah karya atau kebijakan atau objek dengan memperhatikan setiap detail, sejelas mungkin.
  4. Memberikan saran akan suatu hal secara sistematis, dan terarah sehingga tanggapan menjadi penilaian atau evaluasi secara objektif, dan bukan pujian atau kritikan semu.

Kaidah Pembahasaan Teks Tanggapan 

Selanjutnya, elo juga perlu tau kalau ada beberapa kaidah pembahasaan yang harus diikuti saat menulis sebuah tanggapan.

Berikut penjelasan mengenai kaidah pembahasaan yang biasanya ada atau ditemukan di dalam teks tanggapan.

  • Kalimat kompleks, merupakan kalimat yang identik dengan adanya induk kalimat dan anak kalimat. Kalimat ini merupakan kalimat yang mempunyai dua struktur dan juga dua kata kerja atau verba.
  • Konjungsi, untuk menggabungkan induk kalimat dengan anak kalimat biasanya dalam tanggapan menggunakan konjungsi, atau kata penghubung.
  • Rujukan atau referensi, untuk menyokong suatu tanggapan, referensi atau rujukan bisa dimanfaatkan, sebagai dukungan informasi, atau tanggapan yang diberikan.
  • Diksi atau pemilihan kata, agar sebuah tanggapan jelas, dan mudah dipahami, tentunya pemilihan kata atau diksi dalam sebuah tanggapan juga perlu menjadi hal yang dipertimbangkan dengan baik.

Struktur Teks Tanggapan 

Nah, kalau nantinya elo mau menulis suatu tanggapan, tentu harus mengetahui struktur teks tanggapan terlebih dahulu. Karena kalau tidak mengetahui bagaimana strukturnya, elo bisa saja menulis teks jenis lain.

Nah, pada dasarnya struktur teks ini terdiri dari:

Evaluasi

Merupakan bagian awal yang berupa pernyataan umum mengenai isu, atau suatu hal yang menjadi concern atau fokus dari penanggap, sehingga pembaca mengetahui fokus permasalahan atau gagasan dari tanggapan tersebut.

Deskripsi Teks

Merupakan bagian inti pembahasan yang diangkat oleh penanggap, biasanya berisi opini penanggap dari berbagai sudut pandang dan juga informasi serta fakta-fakta pendukung opini tersebut.

Penegasan Ulang

Pada bagian akhir, biasanya berupa simpulan yang diambil oleh penanggap atau bisa juga berupa saran atau masukan dari penganggap yang berkaitan dengan pembahasan yang diangkat.

Jenis Teks Tanggapan

Perlu diketahui jika teks tanggapan ini memiliki dua jenis, yaitu pujian dan kritik. Berikut gue jelaskan lebih lanjut mengenai jenis-jenis teks ini.

Teks Tanggapan Pujian

Jenis teks pujian biasanya digunakan saat memuji atau mengapresiasi sesuatu. Model teks ini biasanya berisi kalimat-kalimat positif sehingga orang yang menerima pujian tersebut merasa senang.

Berikut contoh teks tanggapan pujian:

“Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah ringkasannya yang jelas dan padat. Selain itu, poin-poin konsep juga disajikan dengan apik dan mudah dipahami. Selanjutnya, kelebihan lainnya dari buku ini adalah disediakannya CD bagi pembaca yang ingin mengetahui isi buku melalui audio.”

Teks Tanggapan Kritik

Jenis kedua dari teks ini adalah teks tanggapan kritik atau juga bisa disebut tanggapan kritis. Definisi atau pengertian dari teks tanggapan kritis adalah jenis teks ini akan menyampaikan suatu kritikan yang biasanya menggunakan kata-kata negatif namun tetap bersifat membangun.

Sehingga, dalam teks tanggapan kritis ini, penulis juga bisa memberikan saran atau solusi atas hal yang dikritik.

Berikut contoh teks tanggapan kritis:

“Terlepas dari beberapa kelebihan yang dimiliki oleh buku ini, ada beberapa kelemahan yang bisa diperbaiki. Buku ini tidak memiliki referensi lebih lanjut mengenai topik yang didiskusikan. Selain itu, ada beberapa halaman kosong yang seharusnya bisa dihindari.”

Contoh Teks Tanggapan 

Nah, selain membahas teori, gue juga akan memberikan contoh teks tanggapan singkat agar elo ada gambaran dan makin paham terhadap materi ini.

Berikut contoh yang dikutip dari website guru berbagi Kemdikbud:

Sebuah karya seni kelas tinggi dari sang pelukis maestro Affandi, melukiskan sebuah pemandangan alam perkebunan cengkeh, area perkebunan berbukit yang masih alami tampak terlukis apa adanya dari alam, untuk menghidupkan suasana pada lukisan, dihadirkannya figur manusia sebagai objek pendukung, tetapi inti dari lukisan, yang menunjukkan adanya aktivitas kehidupan yang menyatu dengan alam. Ekspresi goresan khas Affandi terlihat unik, yang menjadikan lukisan ini istimewa.

Seperti pada kebanyakan lukisan Affandi yang selalu menempatkan matahari sebagai bagian dari objek utama, tetapi dalam lukisan ini. penempatan matahari tampak unik, seolah sang pelukis mengambil perspektif posisi di balik matahari. Tampak dalam lukisan matahari tidak di balik bukit, tetapi di atas bukit dan menutupi bukit. Keunikan ini mungkin hanya dimiliki oleh Affandi, sebagai cara sudut pandang dia dalam berekspresi, di mana kualitas imajinasinya sebagai seorang pelukis.