Penyebab Indonesia Hanya Memiliki Dua Musim dan Keuntungannya Untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Apakah Hanya Ada 4 Musim Di Dunia? 

Mungkin banyak orang yang masih mengira bahwa hanya ada 4 musim di dunia ini. Tapi, ternyata ada 6 musim, lho. Pembagian ini mungkin juga berbeda-beda di setiap negara. Misalnya, di Bangladesh terdapat 6 pembagian musim yaitu, musim panas (grisma), musim monsoon (barsa), musim gugur (sharat), akhir musim gugur (hemanta), musim dingin (shit), dan musim semi (basanta).

Pengertian musim sendiri menurut National Geographic adalah periode tahun yang dibedakan oleh suatu kondisi iklim. Nah, pada kesempatan kali ini, gue akan menjelaskan 6 jenis musim yang dibagi dalam dua kelompok iklim nih. Musim semi, musim panas, musim dingin, dan musim gugur tergabung dalam kelompok iklim subtropis dan musim kemarau dan musim hujan dalam kelompok tropis.

Ilustrasi Pembagian Wilayah Iklim (Dok. Journey North)
Ilustrasi Pembagian Wilayah Iklim (Dok. Journey North)
anpa berlama-lama, dibawah ini merupakan klasifikasi musim berdasarkan kondisi iklimnya:

Iklim Subtropis

  1. Musim Semi
    Seperti yang dilansir oleh Britannica, musim semi merupakan musim yang ada di antara musim dingin dan musim panas. Musim ini memiliki ciri adanya kenaikan suhu karena merupakan pergantian menuju musim panas. Bunga-bunga bermekaran dan hewan-hewan kembali dari hibernasi pada musim ini. 

     

    Ilustrasi musim semi (Dok. unsplash oleh Joel Holland)
    Ilustrasi musim semi (Dok. unsplash oleh Joel Holland)

    Musim ini terjadi di bumi belahan Utara pada tanggal 20 atau 21 Maret hingga 21 atau 22 Juni, sedangkan di bumi belahan Selatan pada 22 atau 23 September hingga 22 atau 23 Desember.

  2. Musim Panas
    Musim panas yang dalam Bahasa Inggris disebut summer ini merupakan musim yang identik dengan pantai, liburan, dan berbagai aktivitas outdoor yang menyenangkan. Hal ini karena musim panas merupakan waktu dimana suhu pada tingkat paling hangat dalam sepanjang tahun. 

     

    (Dok. unsplash oleh Ramon Kagie)
    Ilustrasi Musim Panas (Dok. unsplash oleh Ramon Kagie)

    Tingkat suhu pada setiap daerah biasanya berbeda-beda, namun cenderung lebih hangat semakin mendekati daerah khatulistiwa karena mendapatkan paparan cahaya matahari yang semakin banyak.

    Musim panas terjadi diantara musim semi dan musim gugur. Terjadi sekitar tanggal 21 Juni di belahan bumi Utara dan pada tanggal 22 Desember pada belahan bumi Selatan.

  3. Musim Gugur
    Setelah musim Panas sebelum kembali ke musim dingin, terdapat musim gugur. Setelah mengalami suhu paling hangat menuju suhu paling dingin di musim dingin, penurunan suhu mulai terjadi pada musim ini. Live Science menyebut musim ini sebagai musim “cooling off” atau musim “pendinginan”. 

     

    Ilustrasi Musim Gugur (Dok. unsplash oleh Dennis Buchner)
    Ilustrasi Musim Gugur (Dok. unsplash oleh Dennis Buchner)

    Menurut National Climatic Data Center (NOAA), pada musim ini suhu turun 10C dengan rata-rata suhu 11.9C di Amerika. Oleh karena itu, musim ini juga identik dengan daun-daun yang mulai berubah warna menjadi kuning, orange, atau merah kecoklatan yang nantinya berguguran. Hal ini merupakan respons tumbuhan terhadap suhu yang menurun supaya tetap bisa menghasilkan energi.

  4. Musim Dingin
    Setelah melewati masa transisi di musim gugur, akhirnya tiba pada musim dengan tingkat suhu paling rendah yaitu musim dingin. Di Amerika, rata-rata suhu pada musim dingin  paling tinggi pada suhu 19.7C di Hawai hingga paling rendah -16.3C di Alaska menurut data NOAA (1971-2000). 

     

    Ilustrasi Musim Dingin (Dok. unsplash oleh Bob Canning)
    Ilustrasi Musim Dingin (Dok. unsplash oleh Bob Canning)

    Musim ini dimulai sekitar tanggal 21 Desember di belahan bumi Utara dan 20 Maret di belahan bumi Selatan. Pada musim ini lah salju turun menutupi setiap bangunan, pepohonan, jalanan, dan tempat-tempat lainnya.

Iklim Tropis

  1. Musim Hujan
    Musim hujan merupakan musim dimana curah hujan paling tinggi dialami suatu wilayah. Di Indonesia biasanya musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga April. 

     

    Ilustrasi Musim Hujan (Dok. unsplash oleh Jay Shah)
    Ilustrasi Musim Hujan (Dok. unsplash oleh Jay Shah)

    Pada musim ini biasanya matahari sering tertutup dengan awan gelap atau biasanya disebut dengan keadaan mendung. Musim ini banyak disukai orang karena udara sering terasa sejuk. Rata-rata suhu pada musim ini ada pada 25 derajat Celcius.

  2. Musim kemarau
    Musim kemarau merupakan saat dimana intensitas turunnya hujan rendah di daerah tropis. Biasanya musim ini terjadi pada kisaran bulan Mei hingga Oktober. 

     

    Ilustrasi musim kemarau (Dok. unsplash oleh motomoto sc)
    Ilustrasi musim kemarau (Dok. unsplash oleh motomoto sc)

    Musim ini dicirikan dengan tingkat kelembapan yang menurun dan mengeringnya sungai-sungai karena tidak ada air yang mengalir dari curah hujan. Menurut BMKG (2020), suhu pada musim kemarau rata-rata berkisar pada 23-34 derajat Celcius di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

    Musim kemarau yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kelaparan karena sawah-sawah menjadi tidak produktif.