Rumus Hukum Ohm dalam Rangkaian Listrik

Apa Itu Hukum Ohm

Yap, supaya kamu gak kebingungan saat bahas rumus nanti, kamu harus paham dulu pengertian dari hukum ohm itu sendiri. Jadi, hukum ohm itu apa sih, kak? Hukum ohm adalah suatu ilmu dalam Fisika yang menyatakan hubungan antara arus listrik, tegangan, dan hambatannya dalam suatu rangkaian listrik.

Hukum ohm pertama kali diperkenalkan oleh seorang fisikawan asal Jerman bernama Georg Simon Ohm pada tahun 1827 melalui karyanya yang berjudul “The Galvanic Circuit Investigated Mathematically”. Seperti ini bunyi hukum ohm:

Besar arus listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar akan berbanding lurus dengan tegangan/beda potensial (V) yang diterapkan kepadanya dan berbanding terbalik dengan hambatannya R

rumus hukum ohm
Hukum Ohm adalah dasar dari semua rangkaian listrik (sumber gambar: pexels.com/cottonbro)

Seperti yang udah aku disinggung di awal, kalau hukum ohm ini dasar dari berbagai ilmu elektronik yang berhubungan sama rangkaian listrik. Seperti perangkat TV, kulkas, mesin cuci, dan masih banyak lagi. Jadi, ya memang benar kalau hukum ohm merupakan dasar dari semua rangkaian listrik. Tuh makanya kamu harus paham sama materi ini, guys.

Rumus Hukum Ohm

Nah, setelah kamu paham pengertian dan manfaat dari hukum ohm, sekarang kamu pahami juga rumusnya. Berdasarkan bunyi hukum ohm di poin sebelumnya, maka bisa dituliskan rumus hukum ohm sebagai berikut:

V = I.R

Keterangan:

V : tegangan listrik (Volt)

: kuat arus (Ampere)

: hambatan (Ω atau Ohm)

Rumus di atas bisa juga untuk mencari kuat arus listrik dan hambatannya. Tinggal dibalik-balik aja rumusnya, sesuai dengan piramida berikut ini, guys.

rumus hukum ohm

Kalau kamu mau mencari tegangan listrik, kamu gunakan rumus V = I.R. Kalau ternyata kamu perlu mencari kuat arus listrik, maka gunakan rumus I = V/R. Nah, kalau yang kamu cari adalah hambatan listrik, maka gunakan rumus R = V/I. Intinya kamu perlu mengingat piramida itu aja ya, guys. Akan lebih mudah dalam mengingatnya, bukan?

Contoh Soal dan Pembahasan

Oke, langsung aja deh kita masuk ke contoh soal dan pembahasannya. Eitsss.. tapi sebelum itu kamu siapkan dulu alat tulisnya ya! Jadi, kamu bisa langsung corat-coret deh supaya lebih paham lagi tentang hukum ohm ini.

Contoh Soal:

Pada sebuah rangkaian listrik, terdapat penyuplai daya dengan tegangan 20 Volt. Hambatan pada rangkaian tersebut adalah 20 Ohm. Tentukan kuat arus yang mengalir dalam rangkaian tersebut!

Pembahasan

Diketahui: V = 20 Volt; R = 20 Ohm.

Ditanya: I

Jawab:

I = V/R = 20/20 = 1.