Silsilah dan Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo – Materi Sejarah Kelas 10

Kehidupan Kerajaan Gowa Tallo

Kerajaan Gowa Tallo sering juga disebut dengan Kerajaan Gowa, Kesultanan Gowa, atau Kerajaan Makassar. Kenapa? Karena Gowa lebih dominan, guys. Nanti elo akan menemukan alasannya setelah selesai membaca artikel dan menonton video Zenius tentang Gowa Tallo.

Oh iya, ngomong-ngomong tentang lambang kerajaan yang sebelumnya udah gue sebutkan. Ini dia lambang ayam jagonya Kesultanan Gowa Tallo.

lambang kerajaan gowa tallo zenius
Lambang kerajaan Gowa Tallo adalah ayam jago (dok. Wikimedia Commons)

Selain karena julukan yang diberikan kepada Sultan Hasanuddin, lambang ayam jago juga dipercaya oleh orang Bugis sebagai keberanian. Elo tahu kan sabung ayam? Nah, ayam jago yang biasa digunakan sebagai sabung ayam, itu artinya ayam tersebut yang paling hebat, bisa dikatakan ayam yang paling berani. Itulah mengapa Gowa Tallo menggunakan ayam jago sebagai lambang kesultanannya.

Nah, yang menarik dari Kerajaan Gowa Tallo adalah “1 tempat 2 raja”. Eh gimana tuh? Kita bahas singkat mengenai kehidupan Kerajaan Gowa Tallo ya.

Jadi, Kerajaan ini terbentuk pada tahun 1300-an dan hanya terdiri dari satu kerajaan, yaitu Kerajaan Gowa. Tapi, ada perebutan kekuasaan di antara anak Tunatangka Lopi. Dari perebutan kekuasaan tersebut, Batara Gowa mengalahkan saudaranya yang bernama Karaeng Loe ri Sero. Nggak terima, Karaeng Loe ri Sero kemudian mendirikan kerajaan di tempat yang sama bernama Kerajaan Tallo.

Nah, pada tahun 1565 kedua kerajaan bersatu dengan adanya kebijakan Rua Karaeng na Se’re (dua raja dan satu rakyat). Hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin.

Ngomong-ngomong tentang agama, kita tahu nih kalau Kesultanan Gowa Tallo merupakan kerajaan Islam. Ternyata sebelum memeluk agama Islam, raja dan masyarakatnya memeluk agama animisme dan Hindu, guys. Itu lho kepercayaan terhadap makhluk halus dan roh nenek moyang. Mereka percaya bahwa setiap benda di Bumi mempunyai jiwa yang harus dihormati supaya gak mengganggu manusia. Nah, raja yang pertama kali memeluk Islam adalah Karaeng Matoaya dari Kerajaan Tallo, tepatnya pada 22 September 1605.

Lokasi dan Wilayah Kerajaan Gowa Tallo

Sesuai namanya, Kesultanan Gowa Tallo terletak di daerah Makassar, artinya ada di Sulawesi. Tapi, nggak hanya Sulawesi aja lho, guys. Wilayah kekuasaan Gowa Tallo menyebar hingga ke Kalimantan dan Nusa Tenggara. Ibukotanya ada di Kota Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Coba elo perhatikan peta kekuasaan kesultanan Gowa Tallo berikut ini:

letak kerajaan gowa tallo di pulau sulawesi berada di selatan Makassar
Peta kerajaan Gowa Tallo (dok. Wikimedia Commons)

Silsilah Kerajaan Gowa Tallo

Silsilah Kerajaan Gowa Tallo bisa dikatakan cukup rumit, guys. Selain karena panjangnya masa pemerintahan, kerajaan ini juga memiliki 2 raja setiap masa pemerintahan. Oke, kita bahas dulu raja-raja sebelum Gowa Tallo masuk Islam, jadi ketika mereka masih menganut animisme. Oh iya, tapi kali ini gue akan lebih fokus bahas silsilah Kerajaan Gowa ya, karena Gowa ini yang lebih dominan dibandingkan Tallo.

  1. Tumanurung Bainea (±1300).
  2. Tumassalangga Barayang.
  3. Puang Loe Lembang.
  4. I Tuniatabanri.
  5. Karampang ri Gowa.
  6. Tunatangka Lopi (±1400).
  7. Batara Gowa Tuminanga ri Paralakkenna.
  8. Pakere Tau Tunijallo ri Passukki.
  9. Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna (awal abad ke-16, sekitar tahun 1546).
  10. I Manriwagau Daeng Bonto Karaeng Lakiyung Tunipallangga Ulaweng (1546-1565).
  11. I Tajibarani Daeng Marompa Karaeng Data Tunibatte.
  12. I Manggorai Daeng Mameta Karaeng Bontolangkasa Tunijallo (1565-1590).
  13. I Tepukaraeng Daeng Parabbung Tuni Pasulu (1593).

Nah, raja yang mendirikan Benteng Fort Rotterdam, Benteng Somba Opu, dan menyatukan Gowa Tallo adalah raja ke-10.

Iya gue tahu kok, elo pasti kesulitan dalam mengeja nama-nama raja tersebut. Sama gue juga. Nah, raja-raja yang memerintah setelah menjadi kerajaan Islam namanya udah nggak sesulit pada masa Pra Islam kok, guys. Tenang ya.

  1. Sultan Alauddin I.
  2. Sultan Malikussaid.
  3. Sultan Hasanuddin.
  4. Sultan Amir Hamzah.
  5. Sultan Mohammad Ali.
  6. Sultan Abdul Jalil.
  7. Sultan Ismail.
  8. Sultan Najamuddin.
  9. Sultan Sirajuddin.
  10. Sultan Abdul Chair.
  11. Sultan Abdul Kudus.
  12. Sultan Maduddin.
  13. Sultan Zainuddin.
  14. Sultan Abdul Hadi.
  15. Sultan Abdul Rauf.
  16. Sultan Muhammad Zainal Abidin.
  17. Sultan Abdul Kadir Aididin.
  18. Sultan Muhammad Idris.
  19. Sultan Muhammad Husain.
  20. Sultan Muhammad Tahir Muhibuddin.
  21. Sultan Muhammad Abdul Kadir Aiduddin.

Oke, sekarang kalau ditanya, siapa sultan atau raja Kerajaan Gowa pertama yang memeluk Islam? Jawabannya adalah Sultan Alauddin I. Kalau pertanyaannya siapa raja Tallo yang pertama masuk Islam, jawabannya adalah Karaeng Matoaya.