Teks Deskripsi – Struktur, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah teks yang gagasan utamanya dikembangkan atau dilukiskan dengan sejelas-jelasnya. Sebuah paragraf yang menjabarkan secara jelas peristiwa, objek, atau tempat yang dalam bacaan tersebut yang menjadi topik pembaca.

Teks Deskripsi - Ilustrasi Teks dalam Buku
Ilustrasi Teks Deskripsi dalam Buku (Dok. NikolayFrolochki on Pixabay)

Tujuan teks deskripsi dilukiskan dengan cara yang sejelas-jelasnya adalah agar pembaca bisa merasakan langsung atau seolah-olah berada dalam teks cerita tersebut.

Sehingga apa yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca bisa dipahami dengan mudah.

Pada umumnya, penulis menjelaskan teks deskripsi menggunakan suatu ilustrasi seperti rasa, warna, rasa, keadaan atau kesan yang ada sesuai dengan topik yang ingin disampaikan.

Keberhasilan dari penyampaian teks deskripsi ini bisa diukur ketika si pembaca bisa merasakan, melihat, ataupun mendengar objek dan peristiwa yang sedang dideskripsikan.

Struktur Teks Deskripsi

Nah, setelah elo memahami pengertian teks deskripsi, selanjutnya adalah mengenai struktur teks deskripsi terdiri dari bagian apa saja.

Struktur teks deskripsi adalah komponen atau bagian penyusun teks deskripsi. Untuk membuat teks deskripsi yang baik, penulis harus memperhatikan strukturnya.

Berikut ini adalah struktur yang bisa dijadikan contoh dalam menulis teks deskripsi.

  • Identifikasi

Pada bagian pertama adalah bagian identifikasi. Pada bagian ini penulis harus menentukan elemen-elemen yang akan dicantumkan dalam teks deskripsi tersebut sesuai dengan topiknya,

Pada tahap ini, penulis mulai menentukan identitas dari seorang tokoh di dalam teks tersebut, benda, peristiwa atau tempat yang dipilih sebagai objek yang akan dideskripsikan dalam sebuah tulisan.

  • Klasifikasi

Bagian kedua adalah bagian klasifikasiPenulis mulai menentukan penyusunan kalimat dalam sebuah kelompok yang memiliki aturan dan sesuai dengan kaidah serta standar yang telah ditetapkan.

Teks yang telah dibuat secara sistematis ini bertujuan untuk membuat penulis lebih gampang dalam menulis gagasan-gagasan yang ingin disampaikan kepada pembacanya.

  • Deskripsi

Sementara bagian terakhir adalah bagian deskripsi. Pada bagian ini, penulis mulai membuat gambaran-gambaran atau bagian-bagian yang akan dibahas dalam teks.

Dengan membuat sebuah pemaparan, objek dalam topik tersebut bisa dituliskan secara mudah sehingga gampang dipahami oleh pembaca.

teks negosiasi dan teks deskripsi
Salah satu ciri utama teks deskripsi adalah membuat pembaca merasakan suasana yang digambarkan. (Dok. Gabrielle Faith Henderson on Unsplash)

Teks deskripsi memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakan dengan teks jenis lain seperti teks opini, teks eksposisi, atau teks eksplanasi.

Supaya elo bisa dengan mudah menghafal dan mengidentifikasikannya, berikut ini udah gue rangkum apa aja ciri-cirinya:

  • Teks yang menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
  • Topik yang berupa objek atau benda digambarkan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera. Seperti penglihatan, pendengaran, penciuman dan lain-lainya
  • Mampu membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri dengan seolah-olah mereka terbawa dalam suasana saat membacanya.
  • Banyak ditemukan kata-kata sifat di dalamnya serta kata-kata yang digunakan merupakan kata-kata yang lumrah atau menggunakan bahasa yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menggunakan frasa yang mengandung kata benda. Contohnya seperti beliau adalah seorang kepala negara yang rendah hati.
  • Teks deskripsi mengandung kata keterangan yang bertujuan untuk memberikan informasi tambahan mengenai suatu objek. Contohnya seperti di pasar, di kantin, di rumah, dengan lambat, dll.
  • Menggunakan beberapa bahasa kiasan seperti perumpamaan atau metafora.
  • Penjelasannya yang memaparkan sifat objek atau ciri-ciri fisik tertentu. Seperti bentuk, ukuran, warna, dan kepribadian secara jelas dan terperinci.

Jenis Teks Deskripsi

Teks deskripsi juga memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan tujuannya. Jenis teks deskripsi ini ada dua yaitu paragraf deskripsi sugestif dan paragraf deskripsi ekspositoris.

Supaya elo lebih memahami masing-masing jenis dan perbedaannya, berikut ini udah gue rangkum lengkap dengan contohnya:

  • Paragraf Deskripsi Sugestif

Paragraf sugestif adalah jenis teks deskripsi yang dalam penjelasannya berusaha menciptakan suatu penghayatan terhadap subjek atau objek yang digambarkan melalui sebuah imajinasi dari sang pembaca.

Jenis paragraf deskripsi sugestif ini menggambarkan sebuah pengalaman atas suatu objek atau peristiwa yang menciptakan sebuah interpretasi atau sebuah kesan dari pembaca.

Pada umumnya, jenis kata-kata yang digunakan oleh penulis adalah kata-kata yang menggambarkan sifat, watak, ciri dari sebuah objek tersebut sehingga mampu menciptakan sugesti tertentu atau sebuah penghayatan kepada pembaca.

  • Contoh Paragraf Deskriptif Sugestif
Paragraf Teks Deskriptif Sugestif
Ilustrasi Museum (Dok. StockSnap on Unsplash)

Hari ini adalah hari pertama saya mengunjungi museum, saat sampai di museum aku diperkenalkan dengan pemandu yang akan mengantarkan dan menjelaskan tentang objek-objek yang ada dalam museum itu.

Pemandu itu terlihat sangat bersemangat menyambut aku dengan kumisnya yang setebal rumput ilalang.

Dia tersenyum bersahaja ke arahku, membuatku merasa semakin bersemangat dan hangat di tengah lingkungan museum itu.

  • Paragraf Ekspositoris 
paragraf deskripsi ekspositoris dalam resensi
Jenis-jenis teks deskripsi (Dok. StockSnap on Unsplash)

Jenis teks deskripsi paragraf ekspositoris adalah jenis paragraf deskripsi yang ditulis dengan tujuan untuk membuat pembaca mengenali bila bertemu, melihat atau berhadapan dengan sebuah objek.

Pada jenis paragraf ini, penulis juga menjelaskan unsur-unsur yang melekat dalam sebuah objek yang memiliki tujuan untuk menambah wawasan si pembaca.

Untuk memahaminya dengan mudah biasanya penulis menjelaskan dengan cara bertahap dari bagian-bagian objek tersebut.

  • Contoh Paragraf Ekspositoris

Mayoritas orang pasti tau kalau keju adalah makanan yang berasal dari susu. Tapi proses pembuatan makanan yang sudah ada sejak 800 SM ini tidak semudah kedengarannya.

Dengan banyaknya jenis keju yang berbeda di dunia, tentu saja ada perbedaan dalam proses pembuatan keju, tergantung pada keju apa yang akan dibuat. 

Namun, semua pembuatan keju mengikuti proses umum yang sama, terutama jika menyangkut langkah-langkahnya. 

Proses pembuatan keju terdiri dari 10 langkah penting. Yang pertama adalah mempersiapkan susu. Sebelum dapat diubah menjadi keju, susu yang dipilih harus berkualitas dan telah diproses sesuai standar. 

Langkah kedua adalah mengasamkan susu. Proses ini akan membutuhkan bantuan para bakteri baik seperti Streptococcus sp dan Lactobacillus sp. Menambahkan bakteri ke dalam susu akan memulai proses berfermentasi dan membuatnya lebih asam.

Langkah ketiga adalah proses mengentalkan susu. Proses ini dilakukan dengan menambah rennet atau enzim proteolytic yang memisahkan susu menjadi bagian padat dan cair hingga menciptakan dadih.

Langkah keempat adalah memotong dadih. Setelah dadih terbentuk makan akan dipisahkan dengan pisau dan memanaskannya, hingga tercipta bagian dadih dan whey.

Langkah selanjutnya akan fokus pada pengolahan dadih melalui pengadukan, memasak dan mencuci dan mengeringkan dadih.

Jangan lupakan untuk menguras whey atau air dadih. Selanjutnya, whey dikeringkan, hanya menyisakan dadih kejunya saja.

Pembuat keju selanjutnya memotong dadih menjadi beberapa bagian dan berulang kali atau proses cheddaring

Rasa asin pada keju berasal dari proses kedelapan yaitu pengasinan keju dengan cara memberi garam pada keju. Proses pengasinan pada masing-masing jenis keju akan berbeda, ada yang diberi garam langsung ke dalam dadih atau menaburkannya di atas kulit keju. 

Langkah kesembilan adalah membentuk keju. Pembuat keju kemudian membentuk keju dan sering kali menggunakan cetakan untuk membantu.

Langkah kesepuluh adalah penuaan keju. Beberapa keju di dunia memiliki umur yang cukup lama, sama seperti whine. Proses ini dipercaya membuat rasa keju lebih enak. 

Contoh Pemakaian Bahasa Teks Deskripsi

Nah, sekarang gue akan memberikan contoh pemakaian bahasa dalam teks deskripsi.

Pengetahuan terkait penggunaan bahasa teks deskripsi gak hanya berguna saat belajar Bahasa Indonesia aja. Tapi ilmu ini juga berguna dalam komunikasi sehari-hari, terutama saat elo mau mendeskripsikan suatu benda atau objek tertentu kepada orang lain.

Pertama-tama coba perhatikan teks deskripsi di bawah ini yang berjudul “Gunung Merbabu”.

Teks Deskripsi - Merbabu Mountain
Contoh paragraf deskripsi tentang keindahan alam (Dok. 3422763 on Pixabay)

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak gunung. Ada beberapa gunung berapi yang masih aktif seperti Gunung Merapi dan Gunung Semeru. Ada juga gunung-gunung yang sudah tidak aktif. Salah satunya adalah Gunung Merbabu.

Gunung Merbabu adalah gunung yang terletak di Jawa Tengah. Gunung ini cukup populer di kalangan pendaki. Untuk mendaki gunung berketinggian 3142 MDPL ini, pendaki dapat melewati jalur Selo, Wekas, dan beberapa jalur lain.

Pada hari libur, gunung ini biasanya akan ramai dikunjungi oleh para pendaki. Jalurnya yang tidak terlalu curam serta pemandangannya yang indah menjadi alasan bagi para pendaki untuk menjadikannya sebagai destinasi pendakian.

Kalo udah baca, kira-kira kalo gue nanya bagaimana struktur teks deskripsi di atas apakah elo bisa membedakan antara bagian identifikasi, klasifikasi dan deskripsi?

Coba komen di bawah ya~

Cara Membuat Teks Deskripsi

Setelah memahami semua komponen dalam teks deskripsi, ini artinya elo udah siap untuk membuat teks deskripsi sendiri.

Tapi ada beberapa langkah yang harus diketahui sebelum menyusun dan membuat teks deskripsi.

Supaya lebih jelas, langkah dan hal paling awal dalam melakukan penyusunan teks deskripsi adalah:

  • Tentukan topik atau sesuatu yang akan dideskripsikan
  • Mulai dengan memperkenalkan objek yang akan dideskripsikan
  • Bangkitkan esensi subjek yang akan dideskripsikan dengan melibatkan indera dan imajinasi pembaca.
  • Jelaskan bagaimana perasaan yang melibatkan barang atau topik yang dideskripsikan.
  • Cobalah lakukan pengamatan yang mendalam dan melihat dari sisi lain (unik)
  • Sertakan beberapa bahasa kiasan yang pantas dengan topik atau barang yang dideskripsikan

Oke, itu tadi adalah penjelasan teks deskripsi lengkap. Mulai dari pengertian, struktur, ciri-ciri hingga cara membuat teks deskripsi.