Tujuan dan Contoh Kerjasama Ekonomi Internasional – Materi Ekonomi Kelas 11

Pengertian Kerjasama Ekonomi Internasional

Apa yang dimaksud dengan kerjasama ekonomi internasional?

Sesuai namanya, kerjasama ekonomi internasional adalah hubungan antar negara di bidang ekonomi. Kerja sama ini dibangun atas dasar kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan struktur kegiatan ekonomi nasional.

Kerjasama ini berbeda dengan perdagangan internasional, lho. Cakupan kerjasama ini lebih luas dibandingkan perdagangan internasional dan dilakukan untuk mencapai tujuan berikut:

Pertama, kerjasama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri. Soalnya, nggak semua kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi oleh negara. Kayak Indonesia saja nih. Kita masih perlu mengimpor beberapa bahan makanan pokok supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Selanjutnya, kerjasama ekonomi juga dilakukan untuk memperluas pasar hasil produksi barang dan jasa. Nah, ini masih berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan barang dan jasa. Misalnya nih, Korea Selatan butuh batubara untuk pembangkit tenaga listriknya. Sementara, hasil tambang batu bara di negaranya nggak mencukupi. Nah, Indonesia yang punya banyak hasil tambang batu bara, bisa menyuplai kebutuhan batubara untuk Korea Selatan

Karena adanya permintaan dari kerjasama ini, negara-negara yang terlibat jadi terdorong untuk meningkatkan produktivitas hasil produksi. Untuk itu, dibutuhkan banyak tenaga kerja. Akibatnya, lapangan kerja untuk memenuhi target produksi ikutan meningkat deh.

Aktivitas kerjasama ini juga dilakukan untuk meningkatkan devisa negara. Devisa negara itu apa sih? Devisa negara adalah alat pembayaran untuk transaksi ekspor dan impor. Devisa negara ini penting banget untuk keberlangsungan ekonomi negara. Mulai dari membayar barang-barang yang diimpor ke negara hingga untuk membayar hutang ke negara lain.

Dengan adanya kerjasama ini, negara-negara yang terlibat bisa saling mendistribusikan manfaat sumber daya yang mereka miliki. Entah itu sumber daya alam ataupun sumber daya manusia. Distribusi sumber daya ini dapat mengurangi ketimpangan antara negara maju dengan negara berkembang. Pemerataan sumber daya ini juga dapat mempercepat pembangunan ekonomi dunia dan meningkatkan kualitas hidup negara–negara di dunia.

Selain itu, kerjasama internasional ini punya beberapa manfaat:

  • Meningkatkan kerjasama ekonomi, perdagangan, dan investasi antar negara
  • Meningkatkan perdagangan barang dan jasa
  • Menciptakan sistem perdagangan yang transparan
  • Membuka kesempatan untuk kerjasama di bidang-bidang lain
  • Mengembangkan kebijakan yang tepat untuk kerjasama ekonomi antar negara
  • Memfasilitasi integrasi ekonomi yang efektif
  • Menjembatani kesenjangan pembangunan ekonomi antar negara

Untuk mencapai tujuan-tujuan dan manfaat-manfaat di atas, kerjasama ekonomi internasional dapat dicapai dalam berbagai bentuk.

Bentuk-Bentuk Kerjasama Ekonomi Internasional

contoh kerjasama ekonomi internasional
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyepakati kerjasama bilateral Indonesia-Jepang (Dok. Kementerian ESDM)

Secara kategori, ada empat bentuk atau contoh kerjasama ekonomi internasional.

  1. Kerjasama ekonomi bilateral atau kerjasama ekonomi antar dua negara. Misalnya kerjasama Public Private Track 1.5: Japan Indonesia Co-Creation Partnership for Innovative and Sustainable Economic Society yang dilakukan Indonesia dengan Jepang.
  2. Kerjasama ekonomi regional, yaitu kerjasama ekonomi antar negara-negara yang berada di kawasan tertentu. Contohnya kerjasama pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
  3. Kerjasama ekonomi multilateral atau kerjasama ekonomi yang melibatkan banyak negara tanpa terikat oleh batas wilayah tertentu. Misalnya kerjasama antara Indonesia dengan negara-negara Uni Eropa untuk berinvestasi di sektor pengembangan teknologi digital Indonesia.
  4. Kerjasama ekonomi antar regional, yaitu kerjasama ekonomi diantara dua kelompok regional. Contohnya kerjasama antara Uni Eropa dengan ASEAN.

Kerjasama ini bisa dilakukan langsung antar negara ataupun dengan membentuk lembaga kerjasama ekonomi internasional.

Lembaga-Lembaga Kerjasama Ekonomi Internasional

Supaya kerjasama ekonomi internasional makin lancar, banyak negara yang sepakat untuk membentuk lembaga tertentu. Berikut beberapa lembaga yang dibentuk untuk mengatur kerjasama ekonomi internasional.

1. ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)

Peta ASEAN
ASEAN dibentuk oleh negara-negara Asia Tenggara 

Persatuan negara-negara Asia Tenggara ini nggak cuma dibentuk untuk menjaga stabilitas politik, lho. Salah satu tujuan dibentuknya lembaga ini tanggal 8 Agustus 1967 adalah mempercepat proses pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia Tenggara.

2. IMF (International Monetary Fund)

Dana Moneter Internasional atau IMF lahir setelah konferensi di Bretton Woods, Amerika Serikat tanggal 27 Desember 1945. Tujuan lahirnya lembaga ini adalah untuk melancarkan moneter internasional dengan cara-cara berikut:

  • Menetapkan kurs devisa.
  • Memelihara kurs devisa.
  • Membantu negara anggota yang mengalami kesulitan ekonomi.
  • Memberikan saran kepada negara anggota untuk mencegah inflasi.

3. APEC (Asian Pacific Economic Cooperation)

Didirikan pada bulan November 1989, lembaga ini adalah bentuk kerjasama internasional antar negara-negara Asia Pasifik untuk memperbaiki dan meningkatkan keadaan ekonomi negara-negara anggotanya.

Agar dapat mencapai tujuan tersebut, APEC punya tiga program utama, yaitu:

  • Program liberasi perdagangan (trade liberalization).
  • Upaya memperlancar kegiatan perdagangan dan investasi (trade and investment facilitation program).
  • Program kerjasama pembangunan (development cooperation program).
  • 4. WTO (World Trade Organization)

    Jangan sampai salah, WTO ini beda dengan World Trade Center (WTC) yang jadi lokasi tragedi 9/11 di Amerika Serikat. WTO adalah satu-satunya organisasi internasional yang berurusan dengan peraturan global perdagangan antar negara. Sementara, WTC adalah organisasi yang dapat ditempatkan di negara mana saja untuk memfasilitasi perdagangan internasional.

    Tujuan dan Contoh Kerjasama Ekonomi Internasional - Materi Ekonomi Kelas 11 9
    Kantor WTO di Jenewa, Swiss (dok. WTO)

    WTO sendiri berpusat di Jenewa, Swiss untuk dua tujuan:

    • Mengatasi masalah yang dapat menghambat perdagangan internasional seperti tarif dan bea masuk.
    • Menyelesaikan sengketa dagang yang terjadi antar negara anggota.