Wajib Tahu, Ini Pengertian, Tipe Soal, Aturan dan Tujuan AKM 2022

Apa itu AKM?

Wajib Tahu, Ini Pengertian, Tipe Soal, Aturan dan Tujuan AKM 2022 18
Ilustrasi siswa ujian (Dok Freepik.com)

Elo kan udah tahu kalau kepanjangan AKM itu Asesmen Kompetensi Minimum. Nah, sekarang kita lebih bahas lebih mendalam, nih, mengenai pengertiannya, Sobat Zenius!

Seperti yang sudah dipaparkan di awal artikel, AKM adalah penilaian kompetensi mendasar yang dibutuhkan oleh semua murid supaya mampu mengembangkan kapasitas diri dan ikut berpartisipasi positif pada masyarakat.

Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyebutkan bahwa AKM adalah bagian dari program Asesmen Nasional dan menjadi bagian dari reformasi pendidikan.

Sejatinya, dalam AKM atau Asesmen Kompetensi Minimum terdapat tiga penilaian:

1. Asesmen Kompetensi Minimum

Asesmen Kompetensi Minimum bertujuan mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

2. Survei Karakter

Survei Karakter bertujuan mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan kepribadian murid.

3. Survei Lingkungan Belajar

Survei Lingkungan Belajar mengukur kualitas input serta proses dalam belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan (sekolah).

Survei Karakter juga ditujukan untuk murid. Sedangkan untuk Survei Lingkungan belajar, targetnya adalah murid dan guru. Namun daftar pertanyaan disesuaikan dengan perspektif masing-masing responden.

AKM secara khusus mengukur dua macam literasi, yakni literasi membaca dan literasi numerasi.

Kedua kemampuan literasi tersebut dipilih karena tergolong kompetensi mendasar yang perlu dimiliki semua murid. Terlepas dari profesi anak di masa depan, kemampuan memahami data dalam teks dan angka wajib menjadi prioritas.

asesmen kompetensi minimum
Ilustrasi siswa sedang ujian (Dok Kemdikbud RI)

Tujuan AKM

“Emang kenapa, sih, kok ada AKM segala? Tujuannya apa, ya?”

Nah, mungkin pertanyaan di atas terbersit sejenak di otak elo. Secara garis besar, tujuan AKM adalah untuk mengukur literasi membaca dan literasi para murid supaya nanti  guru-guru dapat menyusun metode dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan tingat kompetensi murid.

Dengan begitu, maka akan tercipta proses belajar mengajar yang lebih efektif sehingga sesuai dengan tingkat capaian murid.

Oleh karenanya, ujian yang satu ini nggak sekadar menggantikan UN semata. Tujuan AKM sangat bagus untuk menilai kemampuan siswa dalam mempelajari sesuatu, maka dari itu, elo perlu rajin-rajin melihat update mengenai materi AKM, ya, Sobat Zenius!

Dengan mengetahui update materinya, elo nggak akan kesulitan dalam mengerjakannya nanti!

Perbedaan Ujian Nasional (UN) dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Sedari awal artikel, mungkin lo bertanya-tanya mengenai hal ini. Kira-kira apa bedanya Ujian Nasional dengan Ujian AKM?

Untuk menjawab rasa penasaran elo, gue akan membahasnya secara singkat di bawah ini:

  1. Metode asesmen

Perbedaan pertama antara Ujian Nasional (UN) dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang pertama terletak pada metode asesmen.

Kalau UN diujikan menggunakan fixed test atau satu set soal untuk semua peserta. Sedangkan AKM soal yang diujikan disesuaikan dengan kemampuan siswa.

  1. Peserta tes

Nah, ini salah satu perbedaan yang menonjol antara UN dan AKM. Sebenarnya AKM untuk kelas berapa? Apa sama dengan peserta UN?

Kalau di UN peserta tesnya biasanya mencangkup siswa kelas 9 SMP dan 12 SMA. Sedangkan AKM justru peserta tesnya diambil secara acak dari kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA. Jadi, tidak semua siswa nanti akan menjadi peserta tes Asesmen Kompetensi Minimum.

  1. Hal yang diukur

Dalam Ujian Nasional, hal yang diukur sudah jelas adalah capaian dalam kompetensi kurikulum berdasarkan penguasaan materi dalam mata pelajaran.

Hal tersebut berbeda dengan AKM. AKM yang diukur adalah kompetensi siswa pada literasi dan numerasi, karakter siswa, dan gambaran lingkungan belajar.

Tipe Soal AKM

Bentuk soal ujian AKM terdiri dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian.

Untuk jumlah soal Asesmen Minimum Kompetensi berbeda-beda tergantung kelasnya. Buat kelas 5 SD jumlah soalnya ada 30 soal masing-masing literasi membaca dan numerasi. Sedangkan kelas 8 SMP dan 11 SMA akan mengerjakan 36 soal.

Komponen AKM sendiri pada dasarnya ada tiga, yaitu konten, tingkat kognitif, dan konteks.

Jadwal Pelaksanaan AKM

akm adalah
Ilustrasi siswa sedang memikirkan jawaban (Dok Freepik.com)

AKM 2021 sendiri sudah dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2021. Pelaksanaannya digelar selama dua hari secara daring (online) atau semi-daring. Pihak sekolah bisa memilih di antara kedua metode pelaksanaan sesuai kesiapan jaringan internet masing-masing.